May 27, 2011

Jadi Pasien Harus Pintar

Posted in Uncategorized at 4:21 pm by Mrs. Ghifary

Assalaamu’alaikum wr. wb.

Jadi pasien harus pintar. Sebetulnya jadi manusia, sebagai apapun tetep harus pintar sih, kalau kata suami, hehe. Tapi memang jadi pasien itu harus pintar. Setidaknya itu pelajaran yang baru saja saya dan suami dapatkan beberapa hari yang lalu.

Dua hari yang lalu, ada kejadian yang membuat saya terpaksa “berkunjung” ke rumah sakit.  Ga berani berangkat sendiri, akhirnya pergi setelah suami pulang kerja, sekitar sore hari sebelum maghrib. Rumah sakitnya dekat dari rumah, naik motor cukup 5 menit. Ini kali kedua kami pergi ke sana. Dipikir-pikir, ini pertama kalinya saya dalam kondisi kesehatan perlu diwaspadai, tapi ditemani bukan oleh kedua orang tua *waktu kuliah saya ga pernah sakit yang mengkhawatirkan*. Selama ini kalau ke rumah sakit atau dokter lebih banyak diam, kemudian mama/papa yang ngomong, tapi sekarang sudah bukan jamannya lagi, hehe. Harus berani “menyelamatkan” diri sendiri, dan latihan ketika suatu saat sudah waktunya nempatin posisi menjadi “mama yang ngomong” ;).

Intinya sih, jadi pasien itu harus cerdas dan cermat. Pertama karena masalah kesehatan itu penting, kedua karena masalah finansial juga ga kalah penting *loh*. Kalau ada yang bingung ditanya, ga usah malu. Tanya ke dokter, tanya suster, tanya yg ngasih obat di apotek, tanya kasir tempat pembayaran. Jangan sampai ada miss sedikitpun, dari diagnosis, obat yg akan diminum, sampai detil apa saja yang menjadi tanggungan bayaran. Misal kemarin ketika ke dokter, entah berapa kali saya mengajukan pertanyaan. Secara umum paling tidak kita harus tau apa yg terjadi, kenapa bisa terjadi, apa yg harus dilakukan setelah hal tersebut terjadi. Bagaimana penanganan, dan tindakan pencegahan. Oh iya jangan lupa kita juga harus kasih detail selengkap-lengkapnya mengenai hal yang kita alami. Kalau ada barang bukti lebih bagus. *ini ke dokter apa ke kantor polisi yah? (doh)* Terakhir, saya bahkan mengulangi semuanya, yakni jawaban2 di atas berikut untuk memastikan kesamaan pemahaman saya dan pak dokter. Begitu juga dengan suster, penjaga laboratorium, hingga mba kasir. Tanya aja, sampai puas, hehe. Kenapa harus begini sus, bagaimana kalau begitu aja? Pemeriksaan lab ini untuk apa sus? Kalau jumlah ini untuk pembayaran apa ya? Obatnya sampai kapan diminum? Dan semacamnya. Suami sampai bilang, “susternya ngambek kali ya, kita kebanyakan nanya :D”. Ah biar aja, yang penting saya pulang semuanya jelas, ga ada yg ketinggalan, kepikiran.. B-)

Satu lagi yang tidak kalah penting adalah jadi pasien harus tegas. Ketika ada hal-hal yang tidak nyaman di hati, berani bilang tidak. Jika memang bisa rawat jalan, kenapa harus rawat inap? Katakan saja tidak. Jika memang tidak menggunakan fasilitas x, kenapa harus bayar? Katakan saja tidak. Kalau sampai harus menandatangani sesuatu, bacalah dengan teliti, hati-hati. Seperti ketika saya menandatangani surat penolakan tindakan untuk rawat inap, saya tuliskan dengan jelas bahwa memang saya menolak, tapi karena anjuran dokter. Rumah sakit menyarankan untuk menginap, tapi dokter saya bilang pulang saja tidak masalah. Jadi cantumkan saja, semua yang dianggap penting. Pokoknya sih jangan sampai penyesalan baru pas pulang. Saya bahkan jadi berpikir, permasalahan yang sering timbul di rumah sakit, sebagian mungkin memang terjadi karena keteledoran pihak rumah sakit. Tapi tidak menutup kemungkinan, memang pasiennya sendiri yang kurang cermat dalam menanggapi prosedur-prosedur penanganan yang ada. Mudah-mudahan tidak ada lagi ya, permasalahan rumah sakit dan pasien seperti yang sebelum-sebelumnya. Yuk ah, jadi pasien pintar.. 😉

Wassalaamu’alaikum wr. wb.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: